Kabarjempol.com – Tidak sedikit pembaca kabarjempol yang tidak menyadari jika smartphone bisa juga menjadi salah satu masalah. Meskipun apapun bisa didapatkan dengan mudah, namun ada juga kekurangannya yang mana sangat berpengaruh pada kehidupan penggunanya.
Pengaruhnya adalah mempengaruhi pekerjaan, belajar dan lain sebagainya. Intinya, smartphone ini mengalihkan fokus Anda pada suatu hal sehingga Anda tidak sukses dalam menjalankan sesuatu.
Fitur yang membuat penurunan konsentrasi bukanlah berasal dari fitur kamera yang mencapai puluhan megapixel, ataupun fitur aplikasi game yang terbaru dan paling menarik. Namun fitur yang bakal mengganggu keseharian Anda adalah notifikasi smartphone.
Penurunan produktifitas seseorang akan terjadi, bahkan mulai teralihkan dengan adanya notifikasi super singkat tersebut. Bahkan notifikasi tersebut sangat mengganggu walaupun Anda tidak menggubrisnya sama sekali.
Ya, notifikasi tersebut akan selalu terlintas dalam fikiran pembaca kabarjempol. Dan ini jelas akan mengganggu. Malahan pembaca kabarjempol akan merasa penasaran apa yang sebenarnya dikabarkan dengan muncullnya penanda tadi.
Sebuah penelitian menyebutkan jika otak yang menerima rangsangan notifikasi tersebut cenederung merasa sangat penasaran. Otak mengajak Anda untuk segera tahu siapa yang mengirim pesan, dan apa isi pesannya dan lain sebagainya.
Meskipun Anda bisa menahannya, dan Anda lebih memilih untuk melanjutkan pekerjaan dana lain sebagainya. Hal ini dianggap sebagai salah satu kegiatan yang Anda lakukan dengan terpaksa. Artinya, Anda tidak bekerja sepenuh hati sebelum membaca isi dari notifikasi smartphone.
Bahkan laporan seperti yang dilansir dari nextren.com, notifikasi smartphone tersebut 3 kali lebih besar menentukan kinerja buruk seorang pengguna dalam menyelesaikan pekerjaannya.
"Walau durasi bunyi notifikasi sangat singkat, dia bisa menimbulkan rasa ingin tahu yang sangat besar dan bisa merusakan performa kerja seseorang. Bahkan, itu terjadi saat pengguna tak berinteraksi dengan ponsel selama mengerjakan tugas," kata peneliti seperti yang dikutip kabarjempol.com dari Nextren.
Supaya pembaca kabarjempol tidak terganggu aktifitasnya, coba matikan notifikasi smartphone agar rasa penasaran yang ditimbulkannya tidak mengganggu. Khususnya ketika pembaca kabarjempol sedang menyelesaikan pekerjaan atau sedang belajar.
Pengaruhnya adalah mempengaruhi pekerjaan, belajar dan lain sebagainya. Intinya, smartphone ini mengalihkan fokus Anda pada suatu hal sehingga Anda tidak sukses dalam menjalankan sesuatu.
Fitur yang membuat penurunan konsentrasi bukanlah berasal dari fitur kamera yang mencapai puluhan megapixel, ataupun fitur aplikasi game yang terbaru dan paling menarik. Namun fitur yang bakal mengganggu keseharian Anda adalah notifikasi smartphone.
Penurunan produktifitas seseorang akan terjadi, bahkan mulai teralihkan dengan adanya notifikasi super singkat tersebut. Bahkan notifikasi tersebut sangat mengganggu walaupun Anda tidak menggubrisnya sama sekali.
Ya, notifikasi tersebut akan selalu terlintas dalam fikiran pembaca kabarjempol. Dan ini jelas akan mengganggu. Malahan pembaca kabarjempol akan merasa penasaran apa yang sebenarnya dikabarkan dengan muncullnya penanda tadi.
Sebuah penelitian menyebutkan jika otak yang menerima rangsangan notifikasi tersebut cenederung merasa sangat penasaran. Otak mengajak Anda untuk segera tahu siapa yang mengirim pesan, dan apa isi pesannya dan lain sebagainya.
Meskipun Anda bisa menahannya, dan Anda lebih memilih untuk melanjutkan pekerjaan dana lain sebagainya. Hal ini dianggap sebagai salah satu kegiatan yang Anda lakukan dengan terpaksa. Artinya, Anda tidak bekerja sepenuh hati sebelum membaca isi dari notifikasi smartphone.
Bahkan laporan seperti yang dilansir dari nextren.com, notifikasi smartphone tersebut 3 kali lebih besar menentukan kinerja buruk seorang pengguna dalam menyelesaikan pekerjaannya.
"Walau durasi bunyi notifikasi sangat singkat, dia bisa menimbulkan rasa ingin tahu yang sangat besar dan bisa merusakan performa kerja seseorang. Bahkan, itu terjadi saat pengguna tak berinteraksi dengan ponsel selama mengerjakan tugas," kata peneliti seperti yang dikutip kabarjempol.com dari Nextren.
Supaya pembaca kabarjempol tidak terganggu aktifitasnya, coba matikan notifikasi smartphone agar rasa penasaran yang ditimbulkannya tidak mengganggu. Khususnya ketika pembaca kabarjempol sedang menyelesaikan pekerjaan atau sedang belajar.

Post a Comment