Kabarjempol.com – Kabarnya Tim HERE Maps Nokia baru saja memperkenalkan sebuah program Public Beta. Fitur tersebut tergolong sangat baru dan masih dalam tahap pengembangan.
Meskipun dalam proses pengembangan, namun pengguna android sudah bisa mencicipi HERE Maps ini. Syaratnya adalah pengguna android sebelumnya telah mendaftar pada program tersebut.
Jika belum, maka pengguna android tidak akan bisa mencoba fitur terbaru dari nokia tersebut yaitu Versi Public Beta dari HERE Maps ini .Setiap pengguna yang sudah terdaftar bisa menguji antarmuka.
Nah, apa sih HERE Maps itu? Fitur itu sendiri merupakan layanan pemetaan dari Nokia yang tidak termasuk dalam paket penjualan unit bisnis smartphone yang telah dijual ke Microsoft. Artinya, fitur tersebut merupakan fitur yang hanya dimiliki oleh nokia saja, dan nokia bebas untuk merilisnya.
Seperti yang diketahui jika pihak microsoft sebelumnya mengakuisisi beberapa persen saham dari nokia. Namun entah mengapa, pihak microsoft kemudian memutuskan kontraknya, dan banyak fitur-fiturnya ditarik dari pasaran.
Dan sejalan dengan pemutusan kontrak tersebut, nokia bebas untuk membuat terobosan baru khususnya untuk membuat smartphone tanpa partner microsoft. Dan kabarnya, nokia telah mencari partner lain dan bersedia menjual lisensinya pada perusahaan lain.
Kemungkinan fitur baru tersebutlah yang bakal menjadi faktor utama kebangkitan nokia dalam bersaing dengan produk ponsel lainnya. Dan fitur tersebut menjadi aset yang sangat berharga, makanya tidak salah ketika layanan ini telah dilirik oleh banyak perusahaan khususnya ketika nokia mengumumkan untuk menjual lisensinya tersebut.
Meskipun dalam proses pengembangan, namun pengguna android sudah bisa mencicipi HERE Maps ini. Syaratnya adalah pengguna android sebelumnya telah mendaftar pada program tersebut.
Jika belum, maka pengguna android tidak akan bisa mencoba fitur terbaru dari nokia tersebut yaitu Versi Public Beta dari HERE Maps ini .Setiap pengguna yang sudah terdaftar bisa menguji antarmuka.
Nah, apa sih HERE Maps itu? Fitur itu sendiri merupakan layanan pemetaan dari Nokia yang tidak termasuk dalam paket penjualan unit bisnis smartphone yang telah dijual ke Microsoft. Artinya, fitur tersebut merupakan fitur yang hanya dimiliki oleh nokia saja, dan nokia bebas untuk merilisnya.
Seperti yang diketahui jika pihak microsoft sebelumnya mengakuisisi beberapa persen saham dari nokia. Namun entah mengapa, pihak microsoft kemudian memutuskan kontraknya, dan banyak fitur-fiturnya ditarik dari pasaran.
Dan sejalan dengan pemutusan kontrak tersebut, nokia bebas untuk membuat terobosan baru khususnya untuk membuat smartphone tanpa partner microsoft. Dan kabarnya, nokia telah mencari partner lain dan bersedia menjual lisensinya pada perusahaan lain.
Kemungkinan fitur baru tersebutlah yang bakal menjadi faktor utama kebangkitan nokia dalam bersaing dengan produk ponsel lainnya. Dan fitur tersebut menjadi aset yang sangat berharga, makanya tidak salah ketika layanan ini telah dilirik oleh banyak perusahaan khususnya ketika nokia mengumumkan untuk menjual lisensinya tersebut.

Post a Comment