Seperti yang wartakan oleh laman Middleeastmonitor, Jumat 5 Agustus 2016, dalam pernyataan yang dirilis pada Kamis kemarin, forum jurnalis tersebut menuding keputusan Google menghapus nama Palestina dari Google Maps merupakan bagian dari skema Israel untuk membuat legitimasi negara zionis tersebut.
“Ini merupakan skema untuk membumikan nama Israel sebagai negara yang sah untuk generasi mendatang dan menghapus nama Palestina untuk selamanya,” paparpernyataan forum tersebut.
Forum itu menilai langkah penghapusan nama Palestina dari Google Maps itu dirancang untuk memutarbalikkan sejarah, geografi serta memalsukan hak rakyat Palestina atas tanah air mereka.
“Langkah ini merupakan upaya kegagalan untuk merusak memori rakyat Palestina, Arab dan Dunia,” ujar Forum itu.
Forum Jurnalis Palestina menegaskan, langkah Google itu bertentangan dengan semua norma dan konvensi internasional. Mereka menekankan Google harus menarik kembali perubahan nama Palestina dalam Google Maps tersebut.
Sumber: warta


Post a Comment